fbpx

Hari terakhir UN, Yayasan dan Kepala sekolah meminta awasi siswa Multi Karya

TIM Cisco SMK Multi Karya Raih Juara Sumatera Network Competition 2015
7 April , 2015
Dalam Silahtuhrami dengan Wagubsu mengenai Milad ke-25, SMK Multi Karya harus siap menghadapi MEA
23 April , 2015

Hari terakhir UN, Yayasan dan Kepala sekolah meminta awasi siswa Multi Karya

11054498_455604974594928_7319052239473132339_n

MEDAN, SMKMULTIKARYA.sch.id – Kepala sekolah SMK Multi Karya saat menghadap Yayasan Multi Karya di halaman sekolah. Dalam pertemuan itu, dia melaporkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) disekolah ini.

“Hari pertama kita konsentrasi, dan hari kedua kita pengarahan di setiap jurusan dan kelas. Menyampaikan bahwa, walaupun baru hari kedua, tolong hari keempat diwaspadai. Setelah UN supaya bisa terminitor terus, menjaga terus,” ujar Ir.Zainuddin, di halaman sekolah, Medan, Kamis (16/4/2013).

Dia melanjutkan, boleh-boleh saja siswa bergembira karena UN telah selesai dan sudah terlepas dari tekanan. Namun, pihaknya meminta kepada sekolah agar melakukan pengawasan terhadap siswa agar tidak melakukan aktivitas yang merugikan orang lain.

“Boleh saja anak-anak kita merasa senang karena ujian sedah selesai, karena merasa sudah lepas dari tekanan. Wajar-wajar saja melakukan kegembiraan. Tapi, meminta mereka termonitor terus oleh sekolah dan guru-gurunya,” terangnya.

Agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti tawuran pelajar, Yayasan SMK Multi Karya meminta pihak sekolah membuat syukuran seperti salat dan doa bersama, menurut keyakinan agama masing-masing.

Namun, SMK Multi Karya sekolah yang inovatif dengan meminta kepada orang tua atau wali siswa menjemput anaknya selepas UN terakhir. “Ada juga sekolah yang tidak cukup inovatif tidak menyuruh memnita orang tua atau walinya jemput anaknya ke sekolah. Kalau belum dijemput, anaknya pulang sampai sore. Kalau sudah ada yang jemput, ya silahlkan pulang,” imbuhnya.

Seperti diketahui, selepas UN para siswa biasa melampiaskan kebahagiaannya dengan corat coret seragam sekolah. Tak jarang, mereka berkumpul dan terlibat tawuran antar pelajar. Untuk mencegah kemungkinan terburuk itu, pihak sekolah diminta melakukan pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAFTAR ONLIINE SMK MULTI KARYA
Silahkan Klik disini untuk mendaftar
%d blogger menyukai ini: