fbpx

Hari terakhir UN, Siswa/i SMK Multi karya membuat pesan dan kesan di spanduk

Tahun Ini, SMK Multi Karya Gelar UN Berbasis Komputer
6 April , 2016
Pensi SMK Multi Karya Wadah Kreatifitas Siswa SMK Multi Karya untuk Anak SMP
27 April , 2016

Hari terakhir UN, Siswa/i SMK Multi karya membuat pesan dan kesan di spanduk

12963816_589651331190291_3210896270954086237_nMEDAN, SMKMULTIKARYA.sch.id – Kepala sekolah SMK Multi Karya menghadap Yayasan Multi Karya di halaman sekolah. Dalam pertemuan itu, dia melaporkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) disekolah ini.

“Hari pertama kita konsentrasi, dan hari kedua kita pengarahan di setiap jurusan dan kelas. Menyampaikan bahwa, walaupun baru hari kedua, tolong hari keempat diwaspadai. Setelah UN supaya bisa terminitor terus, menjaga terus,” ujar Ir.Zainuddin, di halaman sekolah, Medan, Kamis (7/4/2015).

Dia melanjutkan, boleh-boleh saja siswa bergembira karena UN telah selesai dan sudah terlepas dari tekanan. Namun, pihaknya meminta kepada sekolah agar melakukan pengawasan terhadap siswa agar tidak melakukan aktivitas yang merugikan orang lain.

“Boleh saja anak-anak kita merasa senang karena ujian sedah selesai, karena merasa sudah lepas dari tekanan. Wajar-wajar saja melakukan kegembiraan. Tapi, meminta mereka termonitor terus oleh sekolah dan guru-gurunya,” terangnya.

Agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti tawuran pelajar, Yayasan SMK Multi Karya meminta pihak sekolah membuat syukuran seperti salat dan doa bersama, menurut keyakinan agama masing-masing, serta menyumbangkan bajunya buat adik-adiknya kelak.

Namun, ada juga sekolah yang inovatif dengan meminta kepada orang tua atau wali siswa menjemput anaknya selepas UN terakhir. “Ada juga sekolah yang cukup inovatif memnita orang tua atau walinya jemput anaknya ke sekolah. Kalau belum dijemput, anaknya pulang sampai sore. Kalau sudah ada yang jemput, ya silahlkan pulang,” imbuhnya.

Seperti diketahui, selepas UN para siswa biasa melampiaskan kebahagiaannya dengan corat coret seragam sekolah. Tak jarang, mereka berkumpul dan terlibat tawuran antar pelajar. Untuk mencegah kemungkinan terburuk itu, pihak sekolah diminta melakukan pengawasan. Tetapi tahun ini siswa SMK Multi Karya melakukan Hal yang kreatif dengan mencoret-coret spanduk untuk pesan dan kesannya disekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAFTAR ONLIINE SMK MULTI KARYA
Silahkan Klik disini untuk mendaftar
%d blogger menyukai ini: